Search Books

Aku Terlahir 500gr dan Buta

Author Miyuki Inoue
Publisher Kelompok Gramedia, Jakarta, Indonesia
📄 Viewing lite version Full site ›
🌎 Shop on Amazon — choose country
Price not listed
🛒 Buy New on Amazon 🇺🇸 🏷 Buy Used — $18.95
Share:
Book Details
Author(s)Miyuki Inoue
ISBN / ASIN9792090800
ISBN-139789792090802
Sales Rank99,999,999
MarketplaceUnited States 🇺🇸

Description

183p, 8p of color photos. This book is entirely in the Indonesian language. Inspirational autobiography by Japanese girl who was born with an abnormal body: her weight was only 500 grams, her fingers were as big as matches, her head was as big as an egg, and she was blind. Her mother, Michiyo, educated her to be a tough girl in order so that Miyuki can reach her dream to be like other children. Buku ini seluruhnya dalam bahasa Indonesia. Otobiografi oleh gadis Jepang yang lahir dengan tubuh normal: berat badannya hanya 500 gram, jari-jarinya sebesar korek api, kepalanya sebesar telur, dan dia buta. Ibunya, Michiyo, dididik dia menjadi seorang gadis tangguh dalam rangka sehingga Miyuki bisa mencapai mimpinya menjadi seperti anak-anak lain. Teks berikut ini diambil dari sampul belakang buku ini: Beratku hanya 500 gram waktu dilahirkan. Dokter yang bekerja di rumah sakit tempatku dilahirkan bercerita bahwa ibu tidak bisa mendengarkan penjelasannya karena matanya sudah dibanjiri air mata melihatku yang begitu kecil. Kelima jariku sebesar korek api. Kepalaku sebesar telur. Pinggulku sebesar jari kelingking orang dewasa. Selama tujuh bulan aku dibesarkan dalam inkubator di rumah sakit. Ibu setiap hari menengokku, tidak peduli apakah saat itu sedang turun hujan atau salju, bahkan ibu datang tanpa membawa payung. Ibu selalu mengajak bicara dan membelai kepalaku. Jika ibu memberikan jarinya, aku segera meraih dan menggenggamnya. Ibu, bunga Miyuki yang kau sirami setiap hari dengan cinta dan kasih sayangmu sekarang sudah beranjak dewasa. Aku bangga mempunyai seorang ibu yang keras dan selalu tegar. Jika ibu dulu mendidikku dengan "lembek" pastilah aku tidak bisa seperti sekarang ini. Sekarang aku ingin ibu bisa mengalirkan air mata bahagia. Air mata bahagia yang terus mengalir sampai tidak bisa berhenti. Akan tiba saatnya waktu impianku itu bisa tercap