Search Books
Principles and Practices of…

Soft Power untuk Aceh (Indonesian Edition)

Author Darmansjah Djumala
Publisher Gramedia Pustaka Utama
Category Conflict management
📄 Viewing lite version Full site ›
🌎 Shop on Amazon — choose country
9.90 11.00 USD
🛒 Buy New on Amazon 🇺🇸

✓ Usually ships in 24 hours

Share:
Book Details
ISBN / ASIN9792287558
ISBN-139789792287554
AvailabilityUsually ships in 24 hours
Sales Rank99,999,999
MarketplaceUnited States 🇺🇸

Description

Sinopsis: "Sejarah Aceh telah banyak diwarnai oleh kekerasan! Sejak pemberontakan Daud Beureueh 1953 hingga Hasan Tiro 1976, tak sedikit korban nyawa terbilang, tak kurang harta melayang. Sementara itu, tak kurang pula upaya yang dijalankan pemerintah untuk menyelesaikan konflik itu, mulai dari era Soekarno, Soeharto, Habbibie, Gus Dur, Megawati hingga SBY-JK. Serangkaian kebijakan desentralisasi, berupa pemberian keistimewaan dalam bidang ekonomi dan sosial budaya, tak kunjung mampu menyelesaikan konflik Aceh. Operasi militer penuh kekerasan pun tidak dapat meredam pemberontakan di Aceh. Tetapi sejarah mencatat bahwa konflik Aceh pada akhirnya dapat diselesaikan melalui dialog dan perundingan. Pada 15 Agustus 2005, Pemerintah Indonesia dan GAM akhirnya mengukir sejarah baru dengan ditandatanganinya MOU di Helsinki, Finlandia. Melalui penelitian ilmiah yang mendalam, buku ini secara khusus menitikberatkan bahasannya pada tiga fokus amatan, yaitu (1) peran kebijakan desentralisasi dalam penyelesaian konflik Aceh, (2) peran soft power dalam upaya penyelesaian konflik tersebut, dan (3) kesinambungan perdamaian di Aceh pasca-MOU Helsinki. ""Kami ingin menggarisbawahi salah satu hasil temuan utama penelitian ini, bahwa konflik ternyata dapat diselesaikan dengan soft power melalui dialog dan perundingan."" -Dr. R.M. Marty M. Natalegawa; Menteri Luar Negeri RI ""Dengan terbitnya buku ini diharapkan publik dapat memahami bagaimana konflik Pusat dan Daerah tidak mesti diselesaikan dengan kekerasan. Ada opsi lain untuk menyelesaikan konflik, yaitu soft power yang lebih mengutamakan dialog dan perundingan. Jika Indonesia menyatakan diri sebagai negara demokrasi, penyelesaian konflik dengan soft power mesti dikedepankan dalam menangani konflik Pusat-Daerah di tempat lain."" -Dr. Zaini Abdullah; Gubernur Aceh (http://gramediana.com/books/detail/20701130001-soft-power-untuk-aceh?locale=en)
Crisis Proofing: How to Save Your Company from Disaster
View
Globalisation and Insecurity in the Twenty-First Centu…
View
Managing For The Future: Organizational Behavior and P…
View
Negotiation Alchemy: Global Skills Inspiring and Trans…
View
Conflict Revolution: Mediating Evil, War, Injustice An…
View
Conflict Management in Law Enforcement
View
To End a Civil War: Norway's Peace Engagement in Sri L…
View
Técnicas de negociación y resolución de conflictos …
View
Principles and Practices of Management and Organizatio…
View